Diberdayakan oleh Blogger.

anda pengunjung ke

RSS
Container Icon

KEMULIAAN MENDIDIK ANAK PEREMPUAN


KEMULIAAN MENDIDIK ANAK PEREMPUAN


            Memiliki anak perempuan bukanlah sebuah kekurangan bagi seseorang. Bisa jadi, ia justru menadi anugrah yang amat terinda baginya, manakala dia bisa menunaikan segala kewajiban memeliharanya dan mendidik mereka.
            Bagi orang tua yang di anugrahi anak perempuan, Pemberian Allah SWT ini sebernarnya merupakan karunia yang sangat besar dariNya. Dia bisa berharap janji rosulullah SAW.
            “Barang siapa yang memelihara dua anak perempuan hingga dewasa, dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aku dan dia (seperti ini).” Beliau menggabungkan jari-jemarinya.”(HR.Mualim).
            Jika kita cermati, pendidikan terhadap anak perempuan memiliki peran yang amat strategis. Tentu saja, karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kondisi masyarakat dan generasinya kelak. Seorang anak perempuan akan menjadi seorang istri bagi suaminya, akan menjadi Ibu dan pendidik bagi anak-anaknya. Selain itu dian akan mengemban berbagai tugas lain yang telah menanti.
            Jika dia baik, dia akan menunaikan berbagai perannya dengan baik. Dia akan memberikan dorongan dan pengaruh yang baik bagi suaminya. Dia akan memelihara serta menjaga fisik dan psikis anak-anakya, juga mengajari mereka dengan berbagai hal yang positif. Dia juga akan menjaga kehormatan diri dan keluarga.
            Sebaliknya, anak perempuan yang tak terdidik dengan baik tidak akan bisa membantu dan mendukung kebaikan kebaikan suaminya. Anak-anaknya pun terlantar, tidak terurus karena dia tidak mengerti hak anak-anaknya. Tingkah laku anak-anaknya pun akan jauh dari sebutan berada.
            Lebih-lebih lagi, dia akan menjadi sumber kerusakan yang bisa menghancurkan tatanan masyarakat.

berikut beberapa kewajiban orang tua dalam mendidik anak perempuannya:
1.      Mengajarkan Agama
Bekal yag paling berharga bagi anak-anak, termasuk anak perempuan  adalah agama. Bahkan seorang wanita dipilih karena agamanya, sebagaimana anjuran Rosulullah SAW: “ Wanita itu dinikahi karena empat hal : bisa jadi karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena Agamanya. Jika dari itu , pilihlah wanita yang baik agamanya. Jika tidak, engkau akan celaka”.( HR. al-Bukhari no. 5090 dan muslim no.3620)
menanamkan agama kepada anak–anak tentu saha harus bertahap. Pada tahap awal saat anak-anak mulai mengerti pembicaraan, kita bisa mengenalkan mereka pada rabnya sambil kita katakan ,”Allah”.
Kita tuntun mereka supaya mengucapkan basmalah sebelum makan dan minum. Ketika mereka mulai bisa memahami, kita ajari mereka rukun Islam, rukun Iman dan rukun ihsan. Ajarkan atau biasakan untuk berwudu dan shalat saat erusia 7 tahun. Pisahkan tempat tidur antarlaki-laki dan anak perempuan. Demikian yang di perintahkan oleh rosulullah shalallahu alaihi wasalam kepada setiap orang tua. Jika mereka telah mamp, kita latih mereka supaya berpuasa agar terbiasa ketika dewasa. Selain itu, mereka harus pula mengetahui perkara-perkara yang harus dijauhi dalam syariat sehingga mereka dapat menghindarinya.
2.      Memupuk kesadaran mereka sebagai seorang wanita
Sedari awal, anak perempuan harus diberi pengertian bahwa mereka berbeda dari anak laki-laki. Hal ini yang termudah untuk mengenalkan perbedaan ini adalah dari sisi pakaian. Mereka dilarang mengenakan pakaian yang biasa dipakai anak laki-laki. Selain pakaian, sikap dan perilaku pun demikian. Anak perempuan diajari sikap dan perilaku yang khas anak perempuan.
Rosullullah SAW melaknat laki-laki menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki, Jika wanita menyerupai laki-laki dan laki-laki menyerupai wanita, tentu sunnah yang telah siciptakan Allah SWT ini akan hilang dan sirna sehingga terjadilah sesuatu yang bertentangan dengan penciptaan dan hikmah Allah SWT.
3.      membiasakan mereka dengan adab dan akhlak mulia
Seorang muslimah bisa tampil santun dan penuh pesona manakala dia berpegang dengan adab dan akhlaq yang diajarkan oleh Islam. Bercermin kepada pribadi Rosulullah SAW, ummahatul mukminin, dan para shahabiyah.
disamping itu, sejak dini mereka harus dikenalkan dan dibiaskan dengan adab-adab yang diajarkan  oleh islam. Ini sebagaimana dikatakan oleh sahabat yang mulia, Ali bin Abi Thalib ra : “Ajari mereka adab dan ajarilah mereka ilmu!”.
        Adab terhadap orang tua, tetangga, tamu, adab makan dan minum, adab berpakaian, adab meminta izin, dan sekian banyak adab yang diajarkan oleh islam hingga yang sekecil-kecilnya, seperti memotong kuku, membersihkan badan dan pakaian, serta menunaikan hajat-perlu mereka ketahui dan amalkan. Adab dan akhlak mulia akan menjadi perhiasan bagi mereka.
4.      membiasakan mereka berpakaian sesuai syarat
Dinasihatkan oleh Fadhailatusy Syaikh al-‘Utsaimi, “Tidak pantas orang tua memakaikan anak perempuannya pakaian yang terbuka auratnya. Karena jika terbiasa, hal ini akan melekat dan dianggap remeh olehnya dan akan dianggap remeh  olehnya dan terus dia bawa hingga dewasa. Hendaknya mereka membiasakan anak-anak perempuan mereka untuk mengenakan pakaian yang menutup aurat dan senantiasa merasa malu karena malu itu termasuk keimanan”.
Bahkan kita harus mendorong mereka menutup aurat sejak masih kanak-kanak agar mereka berbiasa ketika dewasa kelak. Sejak umur tahun kita biasakan mereka mengenakan kain kerudung untuk menutup kepala, mengenakan pakaian panjang dan lapang yang akan menjaga kehormatannya.
5.      Mengajari berbagai ketrakmpilan rumah tangga
Anak perempuan harus dibekali dan dibiasakan melakukan segala pekerjaan rumah. Hal ini nanti akan dibutuhkannya ketika mulai memasuki rumah tangga bersama suaminya. Banyak hal harus dia ketahui cara bergaul dengan suami dan mengurus rumah tangga,seperti memasak, mengatur rumah, dan sebagainya.


Sumber: Buletin Jum’at edisi Desember 2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: