Diberdayakan oleh Blogger.

anda pengunjung ke

RSS
Container Icon

STP


BAB 1
PENDAHULUAN

B.     Tujuan Sewage Treatmen Plant
STP adalah suatu sistem pengolahan air limbah domestic yang modern, yang mulai dikenal dan berkembang di indonesia pada masa-masa sekarang sejalan dengan semakin meluasnya pencemaran dan kekhawatiran masyarakat terhadap dampak dari pendemaran itu serta usaha-usaha untuk pencegahanya terhadap lingkungan hodup secara dini.
Pencemaran yang disebabkan oleh polutan biologis dapat mempengaruhi kondisi air dalam 2 (dua) hal yaitu:
1.      Mikroorganisme pathogen yang memgkonsumsi materi organik, yang membutuhkan oksigen untuk proses oksidasi. hal ini dapat menyebabkan oksigen yang terdapat pada perairan tersebut semakin hari semakin berkuarang  sehingga menyebabkan kehidupan akuatic terggangu.
2.      materi organik yang terdapat didalam air buangan mengandung nutrien yang dapat mengakibatkan pertumbuhan alga atau tanaman lainya juga dapat menghilangkan oksigen dari perairan tersebut, terjadi pemotongan mata rantai dan mengubah keseimbangan yang terdapat di dalam lingkungan perairan.
Sistem  Biotor (RBT) merupakan kombinasi dua sistem pengolahan biologi secara aerob yaitu :
·         Sistim Lumpur Aktif
·         Sistem Rotating Contractor (RBC)
 
D.    Unit Biorator system
·         Primary Tank
Pertama-tama domestic yang bersumber dari gedung masuk terlebih dahulu ke dalam primary tamk. Fungsi ini adalah untuk mendaatkan kualitas air limbah yang merata sebelum diproses pada tahap berikutnya. Dalam unit ini dilengkapi dengan basketscreen & grease trap. Limbah yang masuk dari toilet dapat langsung dimasukkan ke dalam primary tank namun harus melalui basket screen yang berfungsi untuk menyaring sampah (padat) non -organik yang tidak mungkin diuraikan secara biologis, namun limbah yang bersumber dari kitcen/food  cour  dilewatkan terlebih dahulu kedalam unit greae trap untuk memisahkan lemak dari cairannya lalu kemudian secara over flow dialirkan ke primary tank. Proses yang teradi dalam primary tank adalah proses an aerobik, dengan proses tersebut kandungan BOD/COD dapat berkurang 20%-30%.
·         Rotor Disk
Pada tahap ini limbah cair yang masih tersupensi limbh organik akan diproses atau di uraikan secara biologis menggunakan bakteri aerobic. Proses pembentukan biomassa atau lumpur active (lumpur yang mengandung mikroorganisme active) terjadi melalui dua tahapan proses.
¨      Suspended Solid Growth
Yaitu pembentukan mikroorganisme (lumpur active) yang terjadi  didalam air limbah  itu sendiri, Pembentukan ini akan lebih optimal jika kandungan  oksigen terlarut (Disolved oksigen) cukup.
¨      Fixed Film Growth
Yaitu pembentukan mikroorganisme (lumpur active ) yang terjadi di dalam permukaan biomedia. Media selain berfungsi sebagai tempat tumbuh berkembang biaknya bakteri tetapi juga berfungsi sebagai bioreaktor yang menyediakan luas permukaan bidang kontak antara oksigen, Mikroorganisme  dan llimbah organik yang akan diuraikan.
Biomasa (lumpur) sebagai salah satu produksi system STP, yang dihasilkan pada tahap ini selanjutnya dipisahkan kedalam bak sedimentasi.

·         Finally Primary Tank
Biomasa atau lumpur sebagai salah satu produk STP yang masih bercampur dengan air, kemudian dipisahkan secara grafitasi pada tahap bak sedimentasi. Lumpur yang terkumpul didasar bak kemudian secara periodik disedot/dambil dengan pompa lumpur untuk kemudian dikemballikan lagi kedalam bak equaliasasi sebagian lumpur active (lumpur yang mengalami floating) dan lumpur yang mengendap akan tertampung didalam sludge holding tank.
bentuk bak sedimentasi dibuat berupalimas segi empat dengan posisi terbalik dan bagian runcingnya dipotong. Bentuk ini efektif untuk mengumpulkan lumpur yang terpisah dari cairanya sehingga memudahkan untuk diambil /dipopakan/ Sementara cairan bening yang terbebas dari lumpur secara grafitasi dialirkan kefdalam bak clorination.
·         Effluent Chamber
Cairan limbah yang telah diinjeksikan sejumlah desinfektan untuk sementara ditampung di dalam bak effluent dan selanjutnya secara periodic dengan menggunakan pompa yang diatur dengan level control  dibuang ke saluran kota. Didalam bak ini dilengkapi juga  dengan water meter ang berfungsi untuk mengetahui laju produksi/buangan air STP kesaluran kota.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: